Berita Detail

Hari Ini Seluruh ODP Telah Menjalani Masa Pemantauan, Kabupaten Sumbawa Masuk Dalam Zona Kuning (Update 28 Juni 2020)

Sumbawa Besar, BersatuLawanCovid19. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa kembali mencatat terjadi penambahan kasus kumulatif Covid-19 yaitu Pasien Dalam Pengawasan bertambah Dua orang.

“Alhamdulillah, hari ini khabar baiknya adalah seluruh Orang Dalam Pemantauan (ODP) telah selesai dipantau atau selesai melaksanakan isolasi mandiri”, tutur Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Hasan Basri selaku Kepala Sekretariat Gugus Tugas pada Minggu siang (28/6/2020) di Posko GTPCC-19 Kabupaten Sumbawa.

Lebih lanjut, Haji Hasan Basri menggambarkan bahwa catatan penanganan Kasus Covid-19 di Kabupaten Sumbawa terus mengalami peningkatan dan perkembangan yang menggembirakan yaitu ditunjukkan dengan angka kumulatif baik PPTG, OTG, ODP, PDP dan Positif Covid-19 yaitu sebanyak 11.229 orang atau 98,86% (meningkat 0,16%) telah dinyatakan selesai isolasi mandiri, selesai dipantau dan atau telah dinyatakan sembuh.

Selebihnya sebesar 1,06% (menurun 0,16%) atau 120  orang yang masih menjalani isolasi mandiri, pemantauan dan perawatan dan tercatat pula 0,09% atau 10 orang meninggal dunia atau ada penambahan kasus meninggal dunia dari PDP yang telah diswab dengan hasil negatif.

Pada kesempatan ini, Sekda Sumbawa juga menguraikan bahwa dari total 9.729 orang Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG), 99,04% diantaranya atau 9.636 orang PPTG selesai isolasi mandiri. Dan 0,96% atau sebanyak 93 orang PPTG masih menjalani isolasi mandiri.

Demikian pula dari sebanyak 979 orang tanpa gejala (OTG) namun memiliki hubungan erat dengan kasus yang terkonfirmasi positif tercatat sebanyak 98,78% atau 968 OTG telah selesai menjalani isolasi mandiri, dan tersisa 1,22% atau 12 OTG masih melaksanakan isolasi mandiri.

Sedangkan kejadian Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini seluruhnya atau 100% yaitu sebanyak 493 ODP telah selesai masa pemantauan. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menjadi salah satu focus penanganan dimana saat ini masih terdapat 9 orang atau 7,83% PDP yang di RSMA, RSUD dan sebagian ditempatkan di Karantina Terpadu, dan PDP yang sembuh sebanyak 97 orang atau 84,35% dari total 115 orang PDP. Sedangkan yang meninggal dunia juga sebanyak 9 orang dengan swab negatif.

Catatan pasien terkonfirmasi Positif Covid-19, yaitu 1 Orang meninggal dunia dari total 42 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan 83,33% atau 35 Orang sudah dinyatakan sembuh, terdiri dari 1 orang dari Klaster Jakarta, 8 orang dari Klaster Gowa, 9 orang dari Kontak Erat Klaster Gowa, 1 orang dari Klaster Sukabumi, 2 orang tidak diketahui paparannya, 1 orang kontak erat Kasus nomor 393 asal Lombok Barat, 8 orang kluster Magetan dan 4 Nakes  kontak erat Positif Covid 19. Serta tambahan sembuh 1 orang kluster Magetan dari Kecamatan Rhee yang  direlease sembuh oleh GTPPC-19 Provinsi NTB tanggal 25 Juni 2020 malam.

Sedangkan 6 Orang (14,29%) masih positif dan dirawat di Rumah Sakit terdiri dari 2 orang kluster Magetan di Rawat di RSUD Sumbawa, 1 Nakes  kontak erat Positif Covid 19 dirawat di RS Harapan Keluarga (RSHK) Mataram, 1 bayi belum teridentifikasi riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 dan 1 orang riwayat kontak dengan pasien Covid-19 dirawat  di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong, serta tambahan 1 orang sesuai release GTPPC-19 Provinsi NTB tanggal 23 Juni 2020 malam yaitu seorang nakes yang ber-KTP Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa riwayat kontak dengan pasien Covid-19 NTB nomor 952, saat ini dirawat  di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju Kabupaten Lombok Barat.

Sekda Sumbawa kembali mengingatkan kepada para kepada para pelaku perjalanan atau yang bepergian untuk mematuhi Kriteria dan persyarakat dalam masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat yang Produktif dan Aman Covid-19 sesuai SE Gugas Nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas SE Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disiase (Covid-19),

“Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yaitu pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan sebagai kriteria perjalanan orang”, ujarnya.

Lanjutnya, bahwa setiap individu yang melakukan perjalanan orang dengan transportasi umum darat, perkeretaapian, laut dan udara harus memenuhi persyarakat, antara lain 1) menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah); 2) menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif atau surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif yang berlaku 14 hari pada saat keberangkatan, atau menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh Dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Test PCT dan/atau Rapid-Test.

Persyaratan perjalanan orang dalam negeri dikecualikan untuk perjalanan orang komuter dan perjalanan orang dalam wilayah/kawasan aglomerasi. Dan diharapkan masyarakat dapat mengunduh serta mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat telepon Seluler.

Berdasarkan peta zona risiko Covid-19 di Provinsi NTB, dimana Kabupaten Sumbawa masuk dalam zona kuning (risiko rendah) menunjukkan bahwa penularan Covid-19 masih terjadi di Kabupaten Sumbawa walaupun telah dapat dikendalikan.

“Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap disiplin dan patuh dalam menerapkan protokol kesehatan. Yakni dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mengonsumsi makanan bergizi, olahraga, berfikir positif dan optimis serta selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak dengan orang lain, menjauhi kerumunan dan tidak menyentuh area wajah. Jika akan menyentuh area wajah pastikan tangan dalam keadaan bersih, sering cuci tangan dengan sabun pada air mengalir”, pungkas Sekda Sumbawa

Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa laman resmi http://covid19sumbawakab.go.id, serta layanan Call Centre Posko Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa di nomor 085931126633 (WA), dan 085333733633. (ra/mckabsumbawa)