Berita Detail

Perkembangan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumbawa (Release 22 Maret 2020)

Sumbawa Besar, Dikes. Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Sumbawa Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa, H. Didi Darsani, menyebutkan saat ini, Minggu (22/3/2020) warga yang terlaporkan sebagai Orang Dalam Pemantauan bertambah 2 (satu) orang lagi.

“Adapun riwayat warga ODP ini baru pulang dari Jakarta. Satu orang menggunakan pesawat dari Jakarta-BIL-Sumbawa, sedangkan yang satunya Jakarta-BIL dilanjutkan dengan menggunakan Travel ke Sumbawa”, papar Haji Didi.  Satu ODP tersebut dipantau oleh Petugas Kesehatan di rumahnya dengan diberikan edukasi dan pemahaman serta layanan medis sebagaimana mestinya. Sedangkan yang seorang lagi dirawat di Puskesmas.

Sehingga sampai hari ini Minggu 22 Maret 2020, data yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, ada 55 orang dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP), ditambah satu orang status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang kini dirawat di ruang isolasi RSMA.

Dari hari sebelumnya, Sabtu 19 Maret 2020, ODP sebanyak 53 orang.  Dari jumlah tersebut dapat dirincikan kembali penanganan yang telah dilakukan sampai hari ini, terdapat 47 ODP yang telah selesai dipantau, 8 ODP yang masih dipantau dan 1 PDP yang dirawat di RSMA, sebagaimana penjelasan sebelumnya”, ujar Haji Didi.

Mengingat secara nasional kasus Covid-19 ini terus meningkat, sebagai bentuk antisipasi, Pemkab Sumbawa dalam hal ini Dikes dan instansi lainnya bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dibantu TNI dan Polri akan menggelar simulasi pertolongan korban bila ada di bandara, pelabuhan, terminal.  Seperti apa model penanganannya. Termasuk korban bila ada yang dirawat di Puskesmas, bagaimana cara membawanya ke rumah sakit rujukan (RSMA). “Kita harus siap siaga. Senin atau Selasa akan dilakukan simulasi, ”terangnya.     

Selain itu,  pihaknya terus melakukan edukasi dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Sejumlah Puskesmas seperti Puskesmas Labuan Sumbawa, Puskesmas Unit II Brang Biji, Puskesmas Alas Barat dan lainnya melakukan penyuluhan keliling. Penyemprotan disinfektan oleh Pemkab bersama KKP juga akan terus dilakukan. Setelah sebelumnya Mesjid Agung Nurul Huda, Mesjid Darussalam, Masjid Lempeh disemprot, rencananya, sekolah dan pasar juga akan disemprot sambil menunggu ketersediaan jadwal serta ketersediaan disinfektan. (kominfotik)