SUMBAWA TANGKAL COVID-19
Hubungi/WA Call Center
0859-3112-6633 0853-3373-3633

DATA PANTAUAN COVID-19 DI SUMBAWA

* Update Terakhir Hari Rabu, 08 Juli 2020 - 15:58
PELAKU PERJALANAN TANPA GEJALA (PPTG)
9775

Total PPTG

27 (0%)
Proses Pemantauan
9748 (100%)
Selesai Pemantauan
0 (0%)
Meninggal
ORANG TANPA GEJALA (OTG)
1006

Total OTG

15 (1%)
Masih Dalam Pengawasan
991 (99%)
Selesai Dalam Pengawasan
0 (0%)
Meninggal
ORANG DALAM PEMANTAUAN (ODP)
495

Total ODP

2 (0%)
Proses Pemantauan
493 (100%)
Selesai Pemantauan
0 (0%)
Meninggal
PASIEN DALAM PENGAWASAN (PDP)
121

Total PDP

1 (1%)
Masih Dirawat
109 (90%)
Pulang dan Sehat
11 (9%)
Meninggal
KASUS TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19
47

Kasus Positif

6 (13%)
Dirawat
40 (85%)
Sembuh
1 (2%)
Meninggal
KETERANGAN :
  • Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG)
  • Orang Tanpa Gejala (OTG)
  • Orang Dalam Pemantauan (ODP): orang dengan gejala demam (>38°C) atau ada riwayat demam ATAU ISPA TANPA Pneumonia DAN memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.
  • Pasien Dalam Pengawasan (PDP): orang yang mengalami gejala demam (>38°C) / riwayat demam, ISPA DAN Pneumonia ringan hingga berat serta memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit atau kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 dalam 14 hari terakhir.
Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa

Tentang COVID-19

Apa Itu COVID-19

Pneumonia Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit peradangan paru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Gejala klinis yang muncul beragam, mulai dari seperti gejala flu biasa (batuk, pilek, nyeri tenggorok, nyeri otot, nyeri kepala) sampai yang berkomplikasi berat (pneumonia atau sepsis).

Bagaimana COVID-19 Menular?

Cara penularan SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 ialah melalui kontak dengan droplet saluran napas penderita. Droplet merupakan partikel kecil dari mulut penderita yang mengandung kuman penyakit, yang dihasilkan pada saat batuk, bersin, atau berbicara. Droplet dapat melewati sampai jarak tertentu (biasanya 1 meter).

Droplet bisa menempel di pakaian atau benda di sekitar penderita pada saat batuk atau bersin. Namun, partikel droplet cukup besar sehingga tidak akan bertahan atau mengendap di udara dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, orang yang sedang sakit, diwajibkan untuk menggunakan masker untuk mencegah penyebaran droplet. Untuk penularan melalui makanan, sampai saat ini belum ada bukti ilmiahnya.

INFORMASI COVID-19

Berita

Visualisasi Penanganan COVID-19

INFOGRAFIS/FOTO